Pentingnya Departemen Corporate Communication di Perusahaan

0
578
artikel bisnis

aplikasibisnis.net – Setiap pengusaha pastinya mengakui bahwa citra (image) merupakan cermin dari bagaimana konstituen memandang sebuah perusahaan. Untuk membangun citra positif di mata masyarakat maupun mitranya, maka sebuah perusahaan wajib membina komunikasi yang baik antara perusahaan dengan pihak luar. Di lain pihak, hubungan yang harmonis antara tim manajemen dengan karyawan di internal perusahaan merupakan modal yang baik untuk membangun suatu kerjasama tim (teamwork) yang kuat. Hubungan internal maupun hubungan eksternal yang positif akan membangun citra perusahaan.

Secara umum, corporate communication dapat didefinisikan sebagai suatu fungsi manajemen yang berfungsi untuk membangun koordinasi yang efektif di internal maupun eksternal perusahaan dengan tujuan untuk membangun dan memelihara reputasi perusahaan di mata stakeholders. Setidaknya ada tiga alasan kenapa Departemen Corporate Communication penting dalam sebuah perusahaan:

Untuk Memproteksi Perusahaan dari Isu Negatif

Departemen Corporate Communication diperlukan oleh sebuah perusahaan karena fungsi proteksi yang dijalankannya. Departemen ini bertanggung jawab untuk memproteksi perusahaan dari berbagai macam permasalahan atau isu miring yang muncul, baik dari dalam (internal) maupun dari luar (eksternal) perusahaan. Untuk itu, komunikasi yang dibangun juga bersifat internal maupun eksternal.

Di sisi internal misalnya, karyawan laksana duta bagi perusahaan. Mereka menyuarakan segala hal yang terjadi di internal perusahaan ke luar. Oleh sebab itu, Departemen Corporate Communication bertanggung jawab untuk membina komunikasi antara lini manajerial dengan karyawan, agar segala permasalahan yang terjadi di internal perusahaan bisa diselesaikan secara bersama dan tidak sampai ‘bocor’ keluar.

Di sisi lain, perkembangan teknologi yang sangat cepat serta tingkat pendidikan yang lebih baik telah menjadikan masyarakat lebih kritis dan cerdas. Isu yang berkembang terkait sebuah perusahaan akan cepat menarik perhatian dan dapat mengancam reputasi perusahaan. Oleh sebab itu, komunikasi eksternal perlu dilakukan untuk memberikan informasi yang positif tentang perusahaan kepada masyarakat.

Untuk Membangun Komunikasi Internal dan Eksternal Yang Efektif

Di masa lalu, upaya untuk membangun komunikasi internal dan eksternal perusahaan dipercayakan pada Public Relation (PR), yang bertugas menjaga komunikasi yang efektif, membina keharmonisan hubungan antara lini manajemen dan karyawan, serta hubungan perusahaan dengan pihak lain, seperti institusi pemerintah dan media. Namun, seiring dengan bertambahnya ruang lingkup dan skala perusahaan, maka sifat organisasi akan semakin kompleks.

Sebuah perusahaan bisa saja memiliki ribuan pegawa dengan fungsi dan tanggung jawab yang berbeda. Akibatnya, PR tidak lagi mampu menampung semua tugas untuk membangun komunikasi yang koheren dan terpadu. Dengan adanya Departemen Corporate Communication, tanggung jawab untuk membangun hubungan internal dengan karyawan, hubungan dengan media, hubungan dengan investor, maupun dengan lembaga pemerintah lebih terspesialisasi, sehingga masing-masing divisi dapat membangun komunikasi yang efektif.

Untuk Mempromosikan Kinerja dan Citra Perusahaan

Hasil akhir dari upaya ‘membendung’ merebaknya isu negatif dari dalam maupun luar perusahaan adalah citra positif. Namun, bebas dari terpaan isu miring saja belum cukup untuk membangun citra positif jika masyarakat tidak pernah tahu apa yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh sebab itu,  Departemen Corporate Communication bertanggung jawab untuk mempromosikan hal-hal baik terkait perusahaan dengan memanfaatkan media yang ada, seperti publikasi program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), newsletter, poster, dan sejenisnya.

Pada akhirnya, komunikasi yang dibangun oleh departemen ini akan mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Dengan citra ‘tanpa cacat,’ teamwork yang solid, serta hubungan yang harmonis dengan media, konsumen, investor, maupun pemerintah, maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk mempromosikan produk/jasa yang baru diluncurkan, karena masyarakat akan lebih mudah menerimanya. Tentunya, ini adalah modal untuk meningkatkan profit, bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here