Apakah Perbedaan CSR, PR/Humas, dan Corporate Communication?

1
3399
pengertian public relation

aplikasibisnis.net – Sebelum era berkembangnya dunia komunikasi dan informasi, segala urusan yang berkaitan dengan reputasi sebuah perusahaan, baik secara internal maupun eksternal, dipegang oleh suatu divisi yang disebut Public Relation (PR). Namun, perkembangan di dunia teknologi dan komunikasi membuat masyarakat semakin sadar akan perannya sebagai controller dalam tatanan masyarakat. Semakin banyak sarana yang tersedia untuk menyampaikan pendapat dan masyarakat semakin bebas untuk menyampaikan opininya terhadap sesuatu, termasuk kinerja sebuah perusahaan.

Oleh sebab itu, muncullah departemen corporate communication yang ruang lingkupnya jauh lebih besar, mulai dari menjalin komunikasi internal dan eksternal, menjaga reputasi perusahaan, mempromosikan produk, mengawasi program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) maupun mencegah krisis yang mungkin terjadi. Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara CSR, PR/Humas, dan Corporate Communication?

Corporate Communication Memiliki Ruang Lingkup Lebih Luas

Sebenarnya, CSR, PR/humas dan Corporate Communication berada di area yang sama, yakni sama-sama bertujuan untuk membangun reputasi positif sebuah perusahaan. Namun sesungguhnya ada perbedaan mendasar di antara ketiganya. Corporate Communication merupakan suatu fungsi manajemen dalam perusahaan yang menangani segala usaha untuk membangun dan mempertahankan image positif perusahaan dengan membangun komunikasi yang efektif secara internal (antara manajemen dengan karyawan maupun secara eksternal (antara perusahaan dengan pihak lain, seperti konsumen, investor, media, maupun pemerintah).

Departemen Corporate Communication merupakan ‘payung’ yang membawahi berbagai aspek komunikasi, termasuk Public Relations (PR)/hubungan dengan media, komunikasi internal, hubungan dengan investor, hubungan dengan masyarakat (CSR), maupun hubungan dengan pemerintah. Singkatnya, CSR dan PR/Humas berada di bawah Corporate Communication.

Public Relations Lebih Fokus kepada Media

CSR, PR/humas dan Corporate Communication juga dibedakan oleh faktor tanggung jawabnya. Corporate Communication bertanggung jawab untuk PR maupun CSR. Sementara itu, Public Relation/Humas biasanya merupakan suatu sub-divisi yang bertanggung jawab khusus untuk membangun hubungan perusahaan dengan media.

Seperti diketahui, media adalah suatu saluran yang digunakan oleh masyarakat untuk memberikan informasi. Media sangat mudah mempengaruhi opini publik. Ketika media memberitakan suatu hal negatif tentang perusahaan, maka opini publik akan terbentuk. Media yang dimaksud di sini bukan hanya pemberitaan di televisi, radio atau koran, namun termasuk juga media pemberitaan online, seperti website, blog, jejaring sosial, dan semacamnya.

Oleh sebab itu, Public Relations (humas) bertanggung jawab untuk mengatur publisitas yang berkaitan dengan perusahaan, mengklarifikasi isu negatif yang dapat merusak reputasi, serta mengantisipasi potensi masalah yang belum terlihat namun bisa terjadi di masa mendatang (peran pre-empting). PR juga bertanggung jawab mengelola publisitas atau iklan produk/jasa yang baru diluncurkan perusahaan agar konsumen percaya dan mau mencoba produk/jasa yang ditawarkan.

CSR adalah Kontrak Perusahaan dengan Masyarakat

Di manapun lokasinya, sebuah perusahaan bertanggung jawab secara sosial kepada masyarakat yang ada di skeitarnya. Pasalnya, aktivitas sebuah perusahaan (sekecil apapun itu) akan berdampak secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan terhadap masyarakat sekitar. Sebuah perusahaan membutuhkan banyak sumber daya untuk bisa beroperasi, seperti modal, konsumen, karyawan, bahan baku, atau aturan perundang-undangan. Bahan-bahan yang digunakan berpotensi menimbulkan penyakit atau mencemari sumber air, sumber daya lokal yang dimanfaatkan dapat merusak sumber daya alam sekitar, dan seterusnya.

Oleh sebab itu, masyarakat berhak mendapat ‘bagian’ dari laba yang diperoleh perusahaan, bukan dalam bentuk bagi hasil laba, melainkan dalam bentuk program-program yang dapat membantu memperbaiki kondisi masyarakat secara sosial, ekonomi, maupun spiritual. Jadi, program Corporate Social Responsibility (CSR) biasanya mencakup program bantuan/stimulasi, atau pemberdayaan ekonomi, program sosial, dan pemeliharan lingkungan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here